Jumat, 02 November 2012

PADA BAYI BARU LAHIR CUKUP BULAN SESUAI MASA KEHAMILAN LAHIR SPONTAN MASA TRANSISI FASE RAKTIFITAS II DENGAN PERAWATAN LANJUT BBLN DI RB KASIH IBU

Pengkajian III (24 Juni 2010, jam 17.00) SUBYEK 1. Bayi baru lahir nyonya purwanti lahir 24 Juni 2010 jam, 14.50 wib 2. Bayi baru lahir cukup bulan sesuai masa kehamilan dengan penilaian awal baik 3. Tindakan yang telah dilakukan adalah 4. Tindakan yang sudah dilakukan a. Melakukan termoregulasi b. Memantau vital sign dan KU bayi c. Melakukan injeksi vitamin K1 d. Melakukan pemberian zalf mata dengan klorampenikol e. Melakukan pemeriksaan khusus BBL dan antopometri OBYEKTIF 1. Secara umum kondisi bayi baik 2. Bayi bergerak aktif 3. Bayi sudah BAB dan BAK 4. Antopometri pada BBL a. Berat badan : 3500 gram b. Panjang badan : 50 cm c. Lingkar kepala : 33 cm d. Lingkar dada : 30 cm e. Lila : 11 cm 5. Pemeriksaan umum Vital sign : nafas 50 x/m dan nadi 125 x/m, suhu 36,60C Reflek moro (+), Reflek Sucking (+), Reflek Rooting (+) Pengkajian lengkap bayi a. Kepala : fontanel depan berbentuk wajik dan lebar, sedangkan fontanel belakang berbentuk segitiga.sutura sagitalis terletak dibagian paling atas kepala teraba lembut dan tidak terhubung b. Mata : mata nampak bersih, tidak ada drainase, tidak ada perdarahan konjungtiva, kelopak mata tidak bengkak c. Telinga : kedudukan kedua telinga simetris dan berada diatas garis imajiner d. Hidung : lubang hidung bersih, tidak terdapat mukus, tidak terdapat cuping hidung e. Mulut : tidak nampak mukus yang berlebihan, nampak lidah bersih, lidah tidak terdapat penumpukan susu f. Dada : berbentuk simetris, mamae nampak datar, pergerakan dada teratur, nafas dada terdengar bersih, bunyi jantung bersih g. Abdomen : tidak nampak tanda-tanda distensi abdomen, bunyi usus halus, tidak ada perdarahan tali pusat ataupun rembasan darah talipusat h. Genitalia : labia mayor menutup labia minor, nampak sekret bening di vagina, BAB (+), dan BAK (+) i. Punggung : teraba halus, tidak ditemui adanya rambut, tidak nampak adanya bercak mongol j. Paha : tungkai nampak sama panjang, tanda ortolari klik (-), k. Ekstremitas : ekstremitas simetris, pergerakan serentak, jumlah jari normal lengkap, l. Warna kulit : tidak nampak adanya tanda jaundis, tidak tampak pucat m. Eliminasi : BAB (+), BAK (-), n. Perilaku : bayi bisa menghisap, mudah dipeluk dan diselimuti, sepanjang tidur dan berjaga bayi bergerak. ASSESEMENT Bayi baru lahir normal aterm cukup bulan smk masa transisional fase reaktifitas II PLANNING (17.15) 1. Melanjutkan termoregulasi Mengganti pakaian bayi apabila basah atau kotor 2. Melakukan rooming in antara bayi dan ibu a. Mencegah kemungkinan terjadinya infeksi dengan membatasi pengunjung dan menganjurkan keluarga untuk mencuci tanang sebelum dan setelah memegang bayi. keluarga mengatakan mengerti dengan yang disampaikan oleh petugas. b. Memantau secara ketat bayi baru lahir terhadap kemungkinan tersedak saat pengeluaran mukus yang berlebihan, selama dalam pemantauan tidak terlihat adanya pengeluaran mukus yang berlebihan. c. Memantau setiap kejadian apneu dan mulai metode stimulasi segera, dengan melakukan hentakan ringan punggung bayi dan memiringkan bayi dan mengajarkannya pada orang tua. Suami dan mertua ibu mengatakan mengerti dan bisa menirukan tindakan yang diajarkan oleh petugas d. Mengajarkan ibu dan bayi untuk melakukan perlekatan, atau menyusui. Bayi masih nampak kesusahan untuk menetek. Tetapi berhasil, sempat menetek sekitar 5 menit. e. Mengobservasi BAB dan BAK bayi , bayi sudah BAB dan BAK 1 kali sejak dilahirkan, warna mekonium hitam seperti ter f. Memantau vital sign, nafas 50 x/m. Nadi 125 x/m. Suhu 36,60C g. Melanjutkan asuhan kebidanan selanjutknya h. Melakukan dokumentasi

MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA

SEM I (TAUHID) 1. Tauhid dan keutamaannya 2. Pahala orang yang merealisasikan tauhid dan takut terhadap syirik 3. Makna tauhid dan syahadat La Ilaha Illalloh muhammad Rosululloh 4. Mendakwahkan kalimat syahadat La Ilaha Illalloh 5. Ruqyah dan tamimah serta hukum memakai gelang dan benang jimat 6. Hukum ngalap berkah dari pohon, batu, dan sejenisnya serta bernadzar dengan niat tidak karena Alloh 7. Menyembelih binatang yang dipersembahkan kepada selain Alloh serta isti’adzah dan istighotsah kepada selain Alloh 8. UJIAN MID………………………………… 9. Batilnya sesembahan selain Alloh bahkan malaikat tidak berhak untuk diibadahi 10. Syafaat dan hidayah 11. Berlebih-lebihan terhadap orang sholih dan dampaknya 12. Realita bahwa sebagian umat islam ada yang menyembah berhala dan tindakan preventif Rosulullah membentengi tauhid 13. Hukum dan macam-macam sihir serta cara menghilangkannya 14. Hukum tathoyur dan ilmu nujum serta menisbatkan hujan kepada bintang 15. Cinta, takut, dan tawakal kepada Alloh 16. UJIAN AKHIR………………………………… MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM II (FIQH) 1. Pendahuluan, Bab Air Macam-macam air dan kegunaannya 2. Benda2 yang najis a. Air kencing dan kotoran manusia b. Madzi dan wadi c. Kotoran hewan yang dagingnya tidak dimakan 3. Benda2 yang najis (II) a. Darah haidh b. Air liur anjing c. Bangkai 4. Cara mebersihkan najis (I) a. Membersihkan kulit bangkai b. Membersihkan bejana yang dijilati anjing c. Membersihkan pakaian yang terkena darah haidh 5. Cara mebersihkan najis (II) a. Membersihkan pakaian dari air kencing anak kecil yang masih menetek b. Membersihkan pakaian dari air madzi c. Membersihkan bagian bawah sandal d. Mensucikan tanah atau lantai 6. Sunnah yang fithroh a. Khitan b. Memelihara jengggot c. Siwak 7. Adab buang hajat 8. UJJIAN MID………………………. 9. Wudhu (I) a. Tatacara wudhu b. Syarat-syarat syahnya wudhu c. Hal-hal yang fardhu dalam wudhu 10. Wudhu (II) a. Hal-hal yang disunnahkan dalam wudhu b. Hal-hal yang membatalkan wudhu c. Hal-hal yang karenanya diwajibkan wudhu d. Hal-hal yang dianjurakn berwudhu 11. Mengusap di atas khuf a. Syarat bolehnya mengusap di atas khuf b. Bagian yang diusap dan caranya c. Yang membatalkan mengusap khuf 12. Mandi besar a. Hal yang mewajibkan mandi b. Rukun mandi besar c. Tata cara mandi besar d. Mandi yang disunahkan 13. Tayammum a. Sebab-sebab dibolehkan tayammum b. Cara bertayammum c. Hal yang membatalkan tayammum 14. Haidh dan Nifas a. Hal-hal yang harm bagi wanita yang haidh dan nifas b. Hukum orang yang bercampur dengan perempouan haidh 15. Istihadhoh dan hukum mustahadhoh 16. UJIAN AKHIR………………………… MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM III (TAUHID) 1. Riya’ dan merasa aman dari siksa Alloh 2. Tidak sabar terhadap takdir dan putus asa dari rahmat Alloh 3. Taklid terhadap ulama dan penguasa serta beramal dengan orientassi dunia 4. Berhukum kepada selain Alloh 5. Mengingkari sebagian nama dan sifat Alloh dan enggan bersumpah dengan nama Alloh serta menyelewengkan nama-nama Alloh 6. Mencaci maki masa, angin dan berprasangka buruk kepada Alloh 7. Ucapan, nama, dan gelar yang dilarang 8. UJIAN MID…………………………………… 9. Iman kepada wujud dan rububiyah Alloh 10. Iman kepada uluhiyah serta asma’ dan sifat Alloh 11. Iman kepada malaikat-malaikat Alloh 12. Iman kepada kitab-kitab Alloh 13. Iman kepada rosul-rosul Alloh 14. Iman kepada hari kiamat 15. Iman kepada qodho dan qhodar 16. UJIAN AKHIR………………………………… MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM IV (FIQH) 1. Adzan a. Hukum adzan b. Keutamaan adzan c. Tata cara adzan d. Bacaan ketika mendengar adzan e. Hal-hal yang dianjurkan bagi muadzin 2. Sholat (I) a. Kedudukan sholat dalam islam b. Hukum orang yang meninggalkan sholat c. Waktu-waktu sholat d. Waktu dan tempat dilarang sholat 3. Sholat (II) a. Ruku dan Syarat syahnya sholat b. Tatacara sholat 4. Sholat (III) a. Zikir sesudah sholat b. Sholat Jumat, Sholat Khauf, Sholat hari raya 5. Sholat Musafir a. Hukum sholat qoshor dan jamak b. Tata cara sholat qoshor dan jamak 6. Sholat jama’ah a. Hukum sholat jamaah b. Keutamaan sholat jamaah c. Orang yang berhak menjadi imam d. Shof sholat 7. Sholat sunnah/ tathowwu’ (I) a. Keutamaan sholat tathowwu’ b. Klasifikaasi sholat tathowwu’ c. Qiyamul lail 8. UJIAN MID……………………….. 9. Sholat sunnah/ tathowwu’ (II) a. Sholat dhuha b. Sholat Istikharoh c. Sholat gerhana d. Sholat Istisqo 10. Janazah a. Hal-hal yang harus dikerjakan dikerjakan oleh orang yang hadir pada saat orang wafat b. Hal-hal yang boleh dilakukan para pelayat c. Hal-hal yang wajib atas sanak kerabat d. Hal-hal yang haram dilakukan sanak kerabat 11. Memandikan Janazah a. Hukum memandikan jenazah b. Cara memandikan jenazah c. Yang berhak memandikan jenazah 12. Mengkafani Janazah a. Hukum mengkafani janazah b. Tata cara mengkafani janazah 13. Sholat Janazah a. Hukum sholat janazah b. Tata cara sholat janazah 14. Mengubur Jenazah a. Hukum mengubur Janazah b. Tata cara mengubur janazah 15. Ta’ziah dan ziarah kubur 16. UJIAN AKHIR……………………………………… MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM V (MANHAJ) 1. Kesempurnaan Islam 2. Golongan yang selamat dan manhajnya 3. Thoifah almansuroh dan tanda-tandanya 4. Syarat-syarat turunnya pertolongan Alloh 5. Cara mencintai Alloh dan Rosulnya 6. Wajib mengikuti sunnah 7. Bahanya bid’ah 8. UJJIAN MID………………………………… 9. Keutamaan membaca sholawat dan contoh sholawat bid’ah 10. Kerusakan dan bahaya Syirik 11. Syirik besar dan macamnya 12. Syirik kecil dan macamnya 13. Fenomena syirik dan cara menghilangkannya 14. Tawasul yang disyareatkan 15. Tawasul yang dilarang 16. UJIAN AKHIR……………………………………………… MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM VI (FIQH) 1. Puasa I a. Hukum puasa b. Keutamaan puasa Romadhon c. Cara menetapkan awal bulan Romadhon d. Orang yang wajib melaksakan puasa Romadhon 2. Puasa II a. Rukun-rukun puasa b. Hal-hal yang membatalkan puasa c. Adab-adab berpuasa d. Beberapa hal yang diperbolehkan bagi orang yang berpuasa 3. Puasa III a. Hal-hal yang wajib dilakukan bagi mereka yang tidak berpuasa Romadhon (Orang jompo, sakit, hamil, menyusui) b. Puasa Tathowwu’ c. Hari-hari yang dilarang berpuasa padanya 4. I’tikaf a. Kapan dilakkukannya I’tikaf b. Siapa saja yang boleh melakukan I’tikaf c. Tata cara melakukan I’tikaf 5. Zakat I a. Kedudukan zakat dalam islam b. Dorongan agar menunaikan zakat c. Orang yang wajib mengeluarkan zakat dan hukum bagi yang enggan mengeluarkannya 6. Zakat II a. Harta benda yang wajib dikeluarkannya zakatnya b. Orang yang berhak menerima zakat 7. Zakat fitrah a. Hukum zakat fitrah b. Orang yamg wajib mengeluarkan zakat fitrah c. Besarnya zakat fitrah d. Waktu mengelkuarkan zakat fitrah e. Orang yang berhak menerima zakat fitrah 8. UJJIAN MID………………………………………….. 9. Nikah (I) a. Hukum nikah b. Calon Istri yang ideal c. Calon suami yang ideal d. Khitbah e. Akad nikah 10. Nikah (II) a. Adab becampur dengan istri b. Poligami c. Perempuan yang haram dinikahi 11. Nikah (III) a. Beberapa perkawinan yang bathil - Nikah syighor - Nikah muhallil - Nikah mut’ah 12. Nikah (IV) a. Hak-hak suami istri b. Penerapan nusyuz dari pihak istri c. Penerapan nusyuz dari pihak suami d. Problematika rumah tangga dan kiat-kiat menanganinya 13. Ilaa’ dan Zhihar a. Pengertian Ilaa’ dan Zhihar b. Hukum Ilaa’ dan Zhihar c. Contoh dan beberapa kasus Zhihar 14. Talak a. Pengertian talak b. Hikamah talak c. Klasifikasi talak 15. Khulu’ dan ‘Iddah a. Pengertian khulu’ b. Syarat khulu’ c. Pengertian ‘iddah d. Macam-macam ‘iddah 16. UJIAN AKHIR……………………………………………. MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM VII (MANHAJ) 1. Landasan meraih kebahagian dunia dan akherat Landasan 1. Iklas 2. Lanjutan Landasan 1. Iklas 3. Landasan 2. Jalan kebenaran hanya Satu 4. Landasan 3. Mengikuti al-Quran dan as-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafus Sholih 5. Landasan 4. Kemuliaan hanya dapat dicapai dengan ilmu 6. Landasan 5. Membantah orang yang menyelisihi Rosululloh termasuk amar ma’ruf nahi mungkar 7. Landasan 6. Tashfiyah dan tarbiyah 8. UJIAN MID………………………………….. 9. Pembatal-pembatal keislaman I 10. Pembatal-pembatal keislaman II 11. Perpecahan dalam Islam 12. Syiah 13. Khowarij 14. Qodariyah 15. Jahmiyah 16. UJIAN AKHIR…………………………. MATERI STUDI ISLAM STIKes MADANI YOGYAKARTA SEM VIII (da’wah & Ahklaq)

KISAH SUPINAH

Supinah adalah seorang gadis berusia 15 tahun, masih duduk di kelas 1 SMU. Ia mempunyai pacar bernama Yunus, seorang pemuda berusia 20 tahun. Suatu hari ketika kedua orang tuanya sedang pergi, Yunus dating. Kondisi rumah yang sepi membuat Yunus berani merayu Supinah untuk melakukan hubungan seksual. Supinah semula menolak, tapi karena diancam akan diputuskan bila menolak dan Yunus berjanji menikahinya bila terjadi kehamilan, akhirnya Supinah bersedia menerima ajakan pacarnya itu. Ternyata Yunus tidak menepati janjinya. Dia menolak menikahi Supinah dengan alasan bahwa janin dalam rahim Supinah bukan miliknya karena dia hanya sekali berbuat . Yunus meninggalkan Supinah tanpa kabar. Akibat rasa takut serta rasa malu bila kehamilannya diketahui orang lain, Supinah mencoba untuk menggugurkan kandungannya. Berbagai macam pil dan jamu peluntur sudah dicobanya, tapi tetap tidak berhasil menggugurkan kehamilannya. Ketika kehamilannya mencapai usia 4 bulan, atas informasi seorang teman, Supinah mendatangi seorang dukun. Dukun mencoba menggugurkan kandungan Supinah dengan cara memijatnya. Janin dalam kandungan Supinah berhasil dikelurkan dukun, tetapi Supinah mengalami pendarahan. Segera Supinah dibawa ke Rumah Sakit, sehingga nyawanya masih bisa diselamatkan. Akibat rasa malu, Supinah kemudian dititipkan di rumah neneknya. Ketika Supinah menginjak usia 17 tahun, orang tuanya menjemputnya . Seorang duda kaya bernama Babe Ali ( 43 Tahun ) ingin menikahinya. Babe Ali adalah seorang pengusaha sukses yang mempunyai perusahaan di beberapa kota. Supinah terpaksa menerima perjodohan tersebut karena tidak ingin mengecewakan orang tuanya, walaupun sebenarnya ia masih ingin melanjutkan sekolahnya yang tinggal beberapa bulan lagi. Sejak menikah, Supinah tinggal dirumah yang dibelikan Babe Ali. Tidak jarang, suaminya meninggalkannya untuk jangka waktu yang lama, alasannya untuk mengurus keperluan usahanya. Beberapa bulan terakhir ini, Supinah mengalami keputihan yang tidak biasanya. Ia telah berusaha untuk mengobatinya dengan cara mandi menggunakan air sirih atau meminum jamu – jamuan seperti yang disarankan oleh ibunya, tapi keputihan ini tidak kunjung sembuh. Hal ini menyebabkan ia tidak nyaman ( rasa sakit ), terutama saat bersenggama dengan suaminya. Pernah ia menolak bersenggama, akibatnya sang suami marah dan menamparnya.

Wanita dan Kosmetik

Produk-produk kosmetik sangat erat hubungannya dengan wanita. Banyak wanita yang menginginkan dan mendambakan tubuhnya putih mulus, wajah cantik dengan kelopak mata dan bibirnya yang berwarna-warni, rambutnya indah terurai serta tubuhnya harum semerbak seperti bunga-bunga yang wangi. Sehingga, segala cara dilakukan untuk mendapatkan tubuh yang didambakannya tanpa memperhatikan dan memikirkan keamanan penggunaan produk kosmetik tersebut. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di zaman modern ini, semakin banyak pula penemuan-penemuan produk-produk baru, terutama dibidang industri. Seperti halnya industri kosmetika yang turut berkembang dan penggunaannya makin menyebar luas di kalangan masyarakat. Akhir-akhir ini penggunaan kosmetik yang dapat memberikan efek putih dan mengkilat sangat digemari. Bahan-bahan yang dapat memberikan efek tersebut ada yang alami dan ada pula yang sintetis. Contoh bahan yang alami adalah guanine yang diperoleh dari sisik ikan laut, merupakan kristal yang transparan, reflektif dan mengkilat seperti mutiara. Karena guanin sulit didapat maka digunakan pigmen sintetis seperti Bismut oksi klorida (BiOCl), Titanium dioksida (TiO2) dan serbuk logam (mika, alumunium, bronze). Bahan-bahan tersebut biasanya terdapat dalam kosmetika seperti pada bedak, rouge, eye shadow dan cat kuku. Meskipun penggunaan bahan-bahan di atas dalam industri dengan jumlah yang sekecil mungkin (tidak lebih dari 10%), tapi pemakaiannya sering akan mengkibatkan toksik pada kulit. Karena bahan-bahan di atas, baik itu yang alami maupun sintetik, keduanya mempunyai sifat yang tidak dapat larut dalam air (non polar). Sehingga bahan-bahan tersebut akan tetap menempel pada kulit dan penggunaan yang sesering mungkin akan mengakibatkan bahan tersebut terus menumpuk dikulit. Kita semua tidak akan sadar begitu banyak bahan-bahan berbahaya dan logam-logam berat yang menempel pada kulit kita ,sehingga mengakibatkan iritasi pada kulit. Maka, tak heran akhir-akhir ini juga banyak penderita kanker kulit. So, hati-hatilah dalam memilih kosmetik. Sebaiknya baca dulu bahan-bahan yang digunakan dan tanggal kadaluarsa pada label pembungkus kosmetik. Dan perlu diingat bagi para wanita, bahwa kecantikan seorang wanita bukan dinilai dari wajah yang putih mulus, cantik dengan kelopak mata dan bibirnya yang berwarna-warni. Akan tetapi, yang diperlukan bagi seorang wanita adalah akhlaqul karimah (bagaimana ia bertigkah laku dimasyarakat), beriman dan sering mengerjakan amal soleh serta memiliki hati yang baik. Lagi pula Allah SWT menciptakan makhluknya dengan sebaik-baik mungkin.

GEJALA ANEMIA

Anda mengalami gejala anemia? Berhati-hatilah. Salah satu gejala penyakit anemia adalah tubuh merasa lemas dan cepat lelah. Pencegahan dini dan makan obat anemia tentu adalah langkah bijak sebelum anemia Anda makin bertambah. Dalam kondisi normal, butir-butir darah merah mengandung hemoglobin, yaitu sel darah merah yang bertugas membawa oksigen serta nutrisi ke otak dan ke berbagai jaringan dan organ tubuh. Saat seseorang menderita anemia, maka jumlah sel darah merah secara keseluruhan atau jumlah hemoglobin dalam darah merah berkurang. Kondisi ini berdampak pada penurunan kemampuan sel darah merah membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh. Akibatnya, tubuh kurang mendapat pasokan oksigen, yang menyebabkan tubuh lemas dan cepat lelah. Penyebab Anemia Penyebab utama seseorang mengalami anemia, adalah kekurangan zat besi. Kondisi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui beberapa tahapan. Mula-mula, simpanan zat besi dalam tubuh menurun, hingga mengurangi produksi hemoglobin dan sel darah merah secara perlahan. Pada anak-anak, anemia terjadi akibat infeksi cacing tambang, malaria, atau pun disentri yang menyebabkan kekurangan darah yang parah. Selain kekurangan zat besi, masih ada 2 jenis lagi anemia yang sering terjadi pada anak-anak: 1. Aplastic anemia terjadi bila sel yang memproduksi butir darah merah (pada sumsum tulang belakang) tidak berfungsi baik. Hal ini dapat terjadi karena infeksi virus, radiasi, kemoterapi, atau sebagai dampak dari penggunaan obat tertentu. 2. Haemolytic anemia, yang terjadi ketika sel darah merah hancur secara dini, lebih cepat dari kemampuan tubuh untuk memperbaruinya. Penyebab haemolytic anemia ini bermacam-macam, bisa bawaan seperti thalasemia sickle cell anemia. Pada kasus lain, seperti misalnya reaksi atas infeksi atau obat-obatan tertentu, sel darah merah dirusak oleh antibodi tubuh. Gejala Anemia Keletihan, mudah lelah bila berolahraga, sulit konsentrasi, atau mudah lupa. Warna kulit dan bagian putih kornea mata tampak kekuning-kuningan, dan nyeri tulang. Pencegahan Anemia Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Zat besi dapat diperoleh dengan cara mengonsumsi daging (terutama daging merah) seperti sapi. Zat besi juga dapat ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan kangkung, buncis, kacang polong, serta kacang-kacangan. Perlu kita perhatikan bahwa zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap tubuh daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang diperkuat dengan zat besi. Obat Anemia 60 gram daun bayam merah direbus dengan air secukupnya, tambahkan 1 kuning telur ayam kampung kemudian dimakan. Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari atau Hati ayam secukupnya dan 10 butir angco direbus/ditim kemudian dimakan. Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

FARMAKOLOGI ANEMIA IBU HAMIL

LATAR BELAKANG Anemia merupakan kekurangan zat besi yang biasa diderita oleh wanita hamil pada dasarnyanya anemia merupakan masalah rasional dan berpengaruh sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Menurut WHO kejadian anemia hamil berkisar antara 20%-89% dengan menetap kan hb 11 gr% sebagai besar angka anemia kehamilan di Indonesia menunjukan nilai yang cukup tinggi . how swie tjioeng menemukan angka anemia kehamilan 3,8% pada trimester satu,13,6% pada trimester dua,dan 24,8% pada trimester tiga.akrib sukarman menemukan sebesar 40,1 % di bogor.bakta menemukan 50,7 % di puskesmas kota denpasar sedangkan sindu menemukan 70 % ibu hamil di Indonesia menderita anemia kurang gizi. Selain itu di daerah pedesaan banyak di jumpai ibu hamil dengan malnutrisi atau kekurangan gizi; kehamilan dan persalinan dengan jarak yang berdekatan ;dan ibu hamil dengan pendidikan dan tingkat social ekonomi rendah. PENGERTIAN Anemia pada kehamilan adalah anemia karena kekurangan zat besi,jenis anemia yang pengobatanya relatif mudah,bahkan murah.anemia pada kehamilan merupakan masalah nasional karena mencerminkan nilai kesejahteraan social ekonomi masyarakat,dan pengaruhnya sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia. Anemia hamil disebut pontesial danger to matter and child ( pontesial membayangkan ibu dan anak ),karena itulah anemia memerlukan perhatian khusus dari semua pihak yang terkait dalam pelayanan kesehatan pada lini terdepan. Baik di Negara maju maupun di Negara berkembang,sesorang di sebut menderita anemia bila kadar hemoglobin (Hb ) kurang dari 10 gr % di sebut anemia berat atau bila kurang dari 6 gr % di sebut anemia gravis. Wanita hamil mempunyai nilai normal hb 12-15 gr % dan hematokrit 35-54 % angka-angka tersebut juga berlaku untuk wanita hamil, terutama wanita yang mendapatkan pengawasan selama kehamilan.oleh karena itu,pemeriksaan hematrokit dan hemoglobin harus menjadi pemeriksaan darah utin selama pengawasan antenatal.sebaiknya pemerintahan di lakukan setiap 3 bulan atau paling sedikit 1 kali dalam pemeriksaan pertama atau triwulan pertama dan sekali lagi pada triwulan terakhir PENYEBAB ANEMIA UMUM NYA ADALAH : Kurang gizi ( malnutrisi ) kurang zat besi dalam diet malabsorpsi Kehilangan daerah yang banyak : persalinan yang lalu ,haid,dll.penyakit-penyakit yang kronis : tbc,paru,cacing usus,mlaria,dll Dalam kehamilan, jumlah darah bertambah (hiperemia / hipervolumia ) karena itu terjadi pengeceran darah karena sel-el darah tidak sebanding pertambahanya dengan plasma darah.pembandingan tersebut adalah : Plasma darah bertambah : 30 % Sel - sel darah bertambah : 18 % Hemoglobin bertambah : 19 % Secara fisologis , pengeceran darah ini adalah untuk membantu meringan kan kerja jantung A.1.1 BENTUK – BENTUK ANEMIA 1. Anemia defresiasi besi (62,3 %) Anemia jenis ini biasanya berbentuk normostik dan hipokromik serta banyak dijumpai,penyebabnya sebagai penyebab anemia umumnya. Pengobatan : keperluan zat besi untuk wanita hamil.non-hamil dan dalam laktasi yang dianjurkan : FNB amerika serikat (1958):12 mg-15 mg-15 mg LIPI indonesia (1968) :12 mg-17 mg-17 mg . Kemsan zat besi dapat di beriakan peroral atau parenteral. Peroral : sulfas ferasus atau glukonas dengan dosis 3-5 x 0,20 mg Parenteral :di berikan bila ibu hamil tidak tahan pemberian peroral atau absorbsi di saluran pencernaan kurang baik,kemasan di berikan secara intramskuler atau intravena,kemasan ini antara :imferon,jectofer dan farrigen. Hasil lebih cepat dari pada peroral. A.1.2 ANEMIA MEGALOBLASTIK Biasanya berbentuk makrositik atau pernisiosa,penyebabnya : Kekurangan asam folik,kekurangan vit B12 malnutrisi dan infiksi yang kronit Pengobatannya : asam folik 15-30 mg perhari vit B12 3x1 tablet perhari. Pada kasus berat dan pengobatanya peroral hasilnya lamban maka dapat diberikan tranfusi darah. A.1.3 ANEMIA HIPOPLASTI (8,0 % ) Disebab kan oleh hipofungsi sumsum tulang belakang,membentuk sel-sel darah merah baru.untuk dionosis yang di perlukan pemeriksaan: Drah tepi lengkap pemeriksaan fungi sternal pemeriksaan retikulosh. Penyebeb : belum di ketau pasti,kecuali sebab kan oleh infeksi berat,keracunan,dan sinar rongent atau sinar radiasi. Pengobatan : terapi dengan obat-obat tidak memuaskan mungkin pengobatan yang palin balik yaitu tranfusi darah yang perlu sering di ulang. A.1.4 ANEMIA HEMOLITIK ( SEL SICKLE)(0,7%) Di sebabkan pengacuran atau pemecahan sel darah merah yang lebih cepat dari pada pembutannya. Ini dapat disebabkan oleh : - faktor intrakorpuskoler : dijumpai pada anamia hemolitik,heriditer,talasemia,anemia sel sitkle ( sabit ),hemoglobininopati C,D,G,H,I dan paraksimal noktural hemoglobinuria. - faktor ekstrakorpuskoler : disebab kan maleria,sepsis,keracunan zat logam dan dapat berserta obat-obatan : leukimia,penyakit,hodgkin,dll. Gejala utama : Anemia dengan kelainan – kelainan gambaran darah kelehan dan kelemahan gejala komplekasi bila terjadi kelainan pada organ-organ vital. Pengobatan : bergantuk pada jenis anemia hemolitik serta penyebabnya,bila disebab kan oleh oleh infeksinya diberantas dan diberikan obat-obatan penambahan darah.namun pada beberapa jenis obat-obatan,hal ini tidak memberikan hasil.maka tranfusi darah yang berulang dapat membantu penderita. B.PENGARUH ANEMIA PADA KEHAMILAN 1.pengaruh anemia pada kehamilan. a.bahaya selama kehamilan dapat terjadi abortus persalinan prematuritas hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim mudah terjadi infeksi ancaman dekoinpensasi kordis (Hb < 6 gr % ) mola hidatidosa hiperemesis gravidarum pendarahan antepartum ketuban pecah dini. b. Bahaya saat persalinan gangguan his kekuatan mengejan kala pertama dapat berlangsung lama,dan terjadi partus terlantai kala dua berlangsung lama sehingga dapat melelehkan dan sering memerlukan tindakan opersi kebidanan.kala urone dapat di ikuti retensio plasenta,dan pendarahan postpartum karena atonia uteri,kala empat dapat terjadi pendrahan post partum sekunder dan antonia uteri. C.PADA KALA NIFAS Terjadi subinvolusi uteri menimbulkan pendarahan post partum memudah kan infeksi puerpertum pengeluaran ASI berkurang dan terjadinya dekompisasi kordis mendadak setelah persalinan anemia kala nifas mudah terjadi infeksin mainmae. 2.bahaya terhadap janin Akibat anemia dapat terjadi gangguan dalam bentuk : Abortus terjadi kematian intro uterin persalinan prematuritas tinggi berat badan lahir rendah dapat terjadi cacat bawaan bayi mundah mendapatkan infeksi sampai kematian perinatal intelengensi lemah. SUMBER PUSTAKA Manuaba, Ida Bagus Gede.1998 ,Ilmu kebidanan , Penyakit kandungan & keluarga berencana untuk pendidikan Bidan , EGC, Jakarta. Mochtar , Rustam.1998 , Sinopsis obstresi , Jilid 1 , EGC , Jakarta B

obat antibiotik

Saat ini, obat antibiotik banyak digunakan untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. Antibiotik adalah obat yang membunuh atau memperlambat pertumbuhan bakteri. Obat antibiotik berasal dari bahan kimia yang diproduksi oleh mikroorganisme. Beberapa antibiotiK bersifat “bakterisida”, yang berarti bekerja dengan membunuh bakteri. Dan lainnya bersifat “bakteriostatik”, yang berarti bekerja dengan menghentikan perkembangan bakteri. Obat antibiotik juga dapat digunakan untuk menyembuhkan penyakit menular yang disebabkan oleh protozoa dan jamur. Beberapa antibiotik yang tersedia di pasar antara lain azithromycin, clarithromycin, eritromisin, amoksisilin, penisilin, trimethoprim. Dalam beberapa dekade terakhir, antibiotik diproduksi dalam skala besar dan terdapat antibiotik yang dikhususkan untuk menyembuhkan penyakit tertentu. Tetapi sangat sedikit yang menyadari bahaya antibiotik jika dikonsumsi secara sembarangan, tanpa mengetahui dosis tepat dan keterangan lebih rinci tentang obat tersebut. Selain itu penggunaan obat antibiotik yang tidak sesuai dengan dosis dapat menghilangkan manfaat dan menyebabkan resisten terhadap obat tersebut. Berikut merupakan efek samping antibiotik yang umumnya terjadi. 1. Efek samping antibiotik antara lain dapat menyebabkan reaksi alergi, seperti rasa gatal, peradangan atau ruam, yang menyebabkan adanya pembengkakan. Pembengkakan dapat terjadi di leher, hidung, tenggorokan, atau mulut, sehingga dapat mengganggu kemampuan Anda dalam bernapas. Pada reaksi alergi yang sangat kronis, berakibat terjadinya penurunan tekanan darah yang sangat drastis. Reaksi alergi pada perempuan dapat menyebabkan gatal-gatal pada vagina. 2. Gangguan pencernaan seperti diare, muntah, sakit perut, merupakan efek samping antibiotik yang sering terjadi. Pada manusia dalam kondisi sehat terdapat bakteri “baik” yang mengatur metabolisme, membantu pencernaan, memproduksi vitamin tertentu. Bakteri tersebut dapat terbunuh oleh obat antibiotik, sehingga mengganggu keseimbangan dalam usus, dan memungkinkan bakteri yang merugikan akan tumbuh. Sebab tempat bakteri biasanya berkolonial telah terbunuh, kemungkinan akan ditumbuhi jamur. Clindamycin merupakan obat antibiotik yang digunakan untuk infeksi yang paling serius, dengan efek samping akan mengalami radang usus (sejenis kolitis) yang dapat menyebabkan diare kronis, terutama bagi pasien lanjut usia. 3. Efek samping terbesar terjadi pada organ hati dan ginjal. Bahaya antibiotik akan sangat tampak, ketika obat dikonsumsi dengan dosis tinggi oleh pasien yang menderita penyakit seperti pielonefritis, glomerulonefritis dan hepatitis. Sehingga dapat berakibat pada kerusakan hati, dengan gejala seperti penyakit kuning, demam, dan perubahan warna feses serta urin yang lebih gelap. Berikut ini adalah daftar efek samping yang jarang terjadi dari beberapa obat antibiotik: • Pembentukan batu ginjal (sulphonamides) • Pembekuan darah yang abnormal (sefalosporin) • Kepekaan berlebihan terhadap matahari (tetrasiklin) • Kelainan pada darah (trimetoprim) • Berkurangnya fungsi indra pendengar (eritromisin dan aminoglikosida) Penelitian baru-baru ini menyatakan bahwa penggunaan antibiotik secara terus-menerus dapat menyebabkan supresi imun. Sebab antibiotik bekerja menghambat proses enzimatis suatu bakteri, sehingga sel-sel normal juga akan terpengaruh, dan berakibatnya akan melemahkan respon kekebalan tubuh. Meskipun antibiotik berpotensi menyebabkan beberapa efek samping, bukan berarti Anda harus menghindarinya. Ketika obat antibiotik digunakan dengan tepat dan di bawah pengawasan dokter, dapat menjadi cara efektif dalam pengobatan berbagai jenis infeksi. Jangan pernah mengkonsumsi antibiotik tanpa resep dokter, sebab hal tersebut dapat membahayakan kesehatan Anda.